Novel Sejarah: River of Lanterns by Ching Yun Bezine

Halloww…πŸ˜€

yeahhh, saya balik lagi hari ini… sedikit sharing aja gitu…

seperti yang tadi saya bilang, kalau liburan ini banyaaaak baca novel… (fyi, tahun ini udah baca lebiih dari 10 novel, 15-an ada kali ya.. dan pastinya bisa bertambah lagi..) nah, yang mau saya curcol-in yang ini… :

River of Lantern atau Sungai Lampion

karya : Ching Yun Bezine

hahaha… nggak berat2 kokπŸ˜€

jadi begini ceritanya…

oh iya, peringatan sebelumnya ya.. kalau kalian tipe orang yang kalau sudah tahu jadi malas baca, lebih baik jangan dibaca yaa.. soalnya ini mau saya ceritakan hahahhaa…. tapi kalau nggak ngaruh ya dibaca aja ya sampai selesai…

novel Sungai Lampion ini sebenernya adalah novel lama, jadul gitu… lupa tahun berapa,, tapi penulisnya sendiri adalah wanita cina kelahian tahun 1930-an.. tapi lumayan seru juga loh novelnya.. kita diceritakan tentang sejarah cina zaman dulu, zaman dimana mereka merebut kekuasaan dari kekaisaran Mongol, Jenggis Khan.

para pemain utama di cerita ini adalah Shu, Peony, Lotus, dan Lu. Shu adalah anak usia 16 tahun dari seorang petani, Peony adalah anak perempuan dari keluarga penambang, Lotus itu gadis bangsawan dari keluarga Li, sedangkan Lu adalah anak laki2 dari keluarga bangsawan juga.

di novel ini banyak diceritakan tentang tradisi bangsa cina, tentang sejarah bagaimana orang2 cina dulunya hidup.. salah satunya adalah tentang tradisi membebat kaki anak perempuan yang mulai dewasa khususnya untuk anak-anak bangsawan, kalau bukan dari bangsawan tidak dibebat kakinya… nah, orang dulu itu tipe cewek cantiknya adalah semakin kecil kakinya semakin cantik…. (gak kebayang deh…) otomatis, si Lotus kakinya dibebat, dan karena kakinya itu kecil banget, diceritakan cuma 6 cm, jadilah Lotus gadis paling cantik se-Cina gitu… sedangkan Peony yang bukan dari golongan bangsawan kakinya nggak dibebat, jadi kakinya normal dan dianggap besar oleh orang dulu…dan mereka ngeri liat kaki cewek yang besar hahhaa… oh ya, tradisi ini klo nggak salah namanya lily foot kalau tidak salah, yang membuat orang yang punya kaki kayak gini gak bisa jalan… kasihan kan, so, cewek2 bangsawan itu mesti dipegangin oleh dayang2nya gitu…

ada lagi tradisi yang diangkat di novel ini yaitu, orang cina zaman dulu itu suka menjodohkan anak2nya bahkan di usia yang sangat muda bagi orang2 sekarang, jadi Shu dan Peony temenan sejak kecil karena orangtua mereka saling kenal,, pas mereka beranjak dewasa, sekitar usia 10 tahun-an lah mereka cewek sama cowok nggak boleh main bareng dipisah gitu oleh orangtuanya… jadi, shu dan peony tunangan pas usia 12 tahun dan rencananya pada usia 16 tahun akan dinikahkan… (oh ya, masak usia 24 tahun di zaman itu dianggap perawan tua… omggg..)

sedangkan kisah Lu dan Lotus begini, kedua ibu mereka masih sepupu-an, pas ibunya Lotus lagi hamil, mamanya Lu dateng bareng anaknya Lu, trus bilang kalau anaknya nyonya Li itu cewek mau dijodohkan ke anaknya, sekalinya yang lahir anak perempuan, jadi mereka dijodohkan gitu… dan dijanjikan usia 16 tahun akan dinikahkan… (kayaknya zaman itu usia segitu ya usia idealnya pernikahan)

nah, terjadilah konflik…. yaitu ketika musim semi saat Shu dan Peony usianya 16 tahun, bangsa Mongol menyerang desa Peony, seluruh penduduk musnah, hancur semua, termasuk keluarga Peony. Peony dan gadis2 seusianya selamat karena mereka lagi ngumpulin bunga apel kering di sungai, katanya untuk bantal pengantin mereka..heheh… oh ya, ada mitos katanya bunga apel yang diambil hanya yang jatuh dari pohonnya, kalau metik ke pohonnya nanti mereka bisa jerawatan hahaha… ada juga ya yg kayak gitu… Peony dan teman2nya diselamatkan sama biksu kepala yang ada di kuil dekat kampungnya.

teman2 peony jadi biksuni smua, peony karena sifatnya gadis yang agak tomboy dan berani, dia gak mau jadi biksuni dan karena dia mengharapkan Shu. ternyata dilain pihak kampungnya Shu juga diserang oleh tentara Mongol, dan Shu selamat karena dia ada di hutan lagi nyari kayu bakar (sedikit info : Mongol kasih peraturan sepuluh rumah 1 kapak, jadi shu nyari kayu bakar untuk sepuluh kepala keluarga), dan diceritakan pas dia mau pulang dan nolong keluarganya dia diserang sama harimau, jadi dia mesti bertarung dengan harimau mati2an.. dia selamat, tapi pas dia balik,, kampungnya sudah musnah… seperti Peony, Shu dibawa ke kuil dekat kampungnya…

cerita antara Lu dan Lotus begini, kedua ayah mereka sama2 bersaing untuk memperebutkan jabatan walikota Yin-tin (katanya sekarang Nanjing) ayah Lu yang berhasil, karena kesal ayah Lotus mau membatalkan pertunangan anaknya, namun karena ibu Lotus akhirnya anaknya itu bisa kabur dan akhirnya bisa juga menikah dengan Lu. jadi ya, sedih banget jadi cewek zaman itu… ada satu adegan dimana ibunya Lotus bilang begini :

Pertunangan ini ada hukumnya, dan kita semua menaatinya… kalau calon pengantin wanita meninggal sebelum dijanjikan menikah, pernikahan tetap harus dilaksanakan, dengan suami yang langsung menjadi duda di hari pernikahannya, laki-laki itu diharapkan untuk menikah lagi,,, kalaupun yang calon pengantin laki-laki yang meninggal, sama saja.. tapi, pengantin wanita akan menjanda seumur hidupnya

begitulah kurang lebihnya…

akhirnya..bertahun2 berlalu… peony menggelandang di jalan, sampai akhirnya dia bisa menguasai tai-chi di kuil untuk perlindungan diri, sampai dia menjadi pelayan untuk lady Kuo dan ikut bersamanya ke utara,,,

sedangkan shu dia jadi pemimpin anak2 jalanan, dia berencana pergi ke selatan… dari kalangan orang Mongol, ada yang namanya jendral pedang dashyat… (itu nama setelah diterjemahkan ke bahasa Indonesia ya) dan mereka musuh bebuyutan sejak awal… shu dendam bgt sama jendral mongol itu karena udah membunuh teman2nya.

banyyyyyaaaaaak banget kejadian yang terjadi, soalnya Shu dan Peony akhirnya bertemu dan menikah itu setelah berpisah selama 8 tahun. mulai dari Shu yang mesti menggali kanal, jadi kuli, shu yang luka2 dan ditolong oleh keluarga Lu dan jadi sahabatnya.. sampai shu bisa menguasai semua kungfu dari semua kuil shaolin yang didatanginnya pas jadi pembawa berita…

nahh, bangsawan Kuo itu adalah pemimpin pemberontakan dari utara, sedangkan Lu bangsawan yang punya Liga Rahasia (tugasnya kasih dana sembunyi2 ke organisasi pemberontakan bangsa Cina) dia bos di kawasan selatan, disini ada dibilang kalau liga rahasia gak mau bantu dana orang2 Utara…

Shu akhirnya bisa jadi orang kedua dibawah bangsawan Kuo, dan memimpin pertempuran ke orang2 mongol sampai hampir seluruh daerah utara cina udah ditaklukkan… sampai akhirnya ada wabah penyakit, dan bangsawan Kuo gugur, shu jadi pemimpin deh… pemberontakan yang dipimpin shu awalnya hanya menyerang orang2 mongol, tapi karena suatu kejadian, dimana shu diserang oleh bangsawan china sendiri dari klan apa gitu, akhirnya shu sadar dia akan nyerang orang cina yang membangkang…. gitu deh,,, disini juga terjadi pertentangan utara-selatan dimana orang selatan menganggap orang utara itu penghianat nyerang bangsa sendiri…. aiggoooo gitu2 deh…

persahabatan Lu – Shu mau tak mau terjadi pergesekan yang tidak sedikit, sampai akhirnya Shu membunuh Lu… Shu terbayang dengan saat dia harus membunuh harimau… dia bilang begini :

saat dua orang yang kuat bertarung, pilihannya adalah dua.. hidup atau mati

jadi, salah satu dari mereka harus mati gitu, tapi Shu bilang pas sama harimau, kalau dia menghormati si harimau karena dia pejuang yang tangguh… begitu juga dengan Lu, karena dia sahabaat yang udah nyelamatin nyawanya dulu….

endingnya… happy ending sih… jadi Peony dan Shu itu adalah pendiri dinasti Ming, dinasti yang terkenal di cina, dinasti yang berhasill ngerebut tanahnya dari tangan Mongol… keren kan?

mau tau kenapa dikasih nama Sungai Lampion? alasannya adalah karena orang dulu percaya bahwa setiap anggota keluarganya yang mati dia harus menyalakan satu lampion, katanya untuk menerangi jalan para arwah keluarganya ke nirwana gitu… jadi, karena pertempuran-pertempuran di zaman itu, sungai Kuning benar2 penuh dengan lampion2 oleh para pelayat…begitulahhh

novel yang panjang tapi ceritanya lumayan menarik…. skornya 4 per 5 lah…πŸ˜€

oke sekiaaan yaah… post yang panjang.. ><

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s