Setelah Nonton Film “A Thousand Words”

Hallow😀

teman-teman semuanya…😀

semoga kalian semuanya sehat wal afiat ya…

makasih dah mampir ke blog sederhana ini hihihhi….

yaaah, setelah postingan menyedihkan yang saya buat beberapa hari lalu…

saya mau nulis sesuatu yang lain… #life must go on

semoga saya dapet hape yang lebih bagus ammiiiiin😀 #saat ini masih galau galau ni buat beli hape bagus baru lagi.

nah, sebenernya ini udah minggu lalu kali saya nontonnya… haha

judul filmnya “A Thousand Words”

film ini saya dapet dari minta sama temen saya, Gerit hehehe…

saya nggak terlalu jago bikin review apalagi sinopsis..so jadi saya ceritakan kesan-kesan saya aja ya setelah nonton film ini, dan kira-kira apa yang bisa kita ambil hikmahnya dari tu film hehehe…😀

jadi film A Thousand Words itu difilmin saya Eddie Murphy, aktor hollywood yang udah terkenal gitu..ya walaupun saya baru ngeh sama dia pas nonton film ini, hahaha… sorry saya cupu kalau tentang aktor hollywood kecuali saya emang suka sama orangnya..

jadi disitu diceritakan kalau si Jack (pemeran utama) orangnya itu cerewet banget, dan dia nggak pernah membaca buku padahal kerjaan dia itu semacam agen penerbitan buku gitu, dia kurang care sama keluarganya (dia nggak mau jagain anaknya), trus bisa bohong sama orang-orang karena dia nggak mau antri saat beli kopi, trus pas dia kontrol ke dokter dia nggak beri kesempatan dokternya buat nanya ke dia, malah dia sendiri yang ngomong terus, pokoknya dia banyak omong lah pokoknya😛

nah, suatu hari…

dia harus ngedapetin persetujuan dari seorang penulis dan juga guru spiritual (disitu sih dibilang begitu)..dia udah pede banget lah pokoknya.. dia ngedatengin penulis itu, dan pura-pura ngikutin meditasi dan histeris.. trus dia dibawa ke ruangan khusus gitu..dan dia berhasil nemuin guru spiritual itu dan bilang kalau dia mau nerbitin bukunya. disitu si Jack masih aja banyak omong macam-macam, ada adegan dimana tangannya luka gara-gara nyenggol sebuah pohon di tempat guru tersebut. akhirnya dia berhasil mendapatkan persetujuan dari guru spiritual tersebut…

dan dimulai deh ceritanya….

pohon yang ngelukain si Jack, tiba-tiba “boooom” muncul di depan rumahnya si Jack.. dan yang terjadi adalah setiap kata yang keluar dari mulutnya akan menggugurkan daun pohon itu. artinya, kalau pohon itu habis daunnya, pohon itu mati dan Jack pun mati. nah, disinilah dia diberi 1000 kata. bener-bener lucu ceritanya. yang tadinya dia banyak omong jadi ga bisa ngomong, atau ngomong ga jelas gitu kayak suara binatang hahaha.. soalnya kalau dia nulis, daun tetep gugur, dihitung sebagai kata juga.

mulailah… masalah-masalah timbul di kehidupan Jack…

Jack yang tadinya kayak sombong gitu (dia agen yang sukses, mobil dan rumahnya bagus banget, keluarganya lengkap, dll) jadi mulai ga bisa kerja dengan benar, karena ga bisa ngomong tadi.. trus hubungan dia sama istrinya juga memburuk gara2 dikiranya Jack nggak peduli sama anaknya karena disuruh nyanyi bareng sama anaknya dia ga mau, trus dia kesulitan pesan kopi dengan bahasa isyarat yang sama sekali nggak dimengerti oleh penjual kopinya, dll.. biarpun dia harusnya nggak ngomong tetep aja dia selalu keceplosan, jadi pohonya daunnya udah tinggal setengah..

oh ya, ada cerita tentang ibunya Jack yang tinggal di panti jompo sudah pikun sepertinya karena selalu mengira Jack sebagai ayahnya Jack (atau suaminya), gitu deh…disitu diceritakan kalau ayah Jack nggak pernah pulang ke rumah, pokoknya Jack selalu bareng mamanya aja..

banyak kejadian seru terjadi.. sampai jack kehilangan pekerjaannya, keluarganya diambang kehancuran, dia mulai frustasi, gitu deh,,, hahaha…

trus sampe itu pohon bener-bener tinggal 10 helaian lah…

dia harus ngomong sesuatu yang bener-bener pentiing aja…

dia mulai bilang ke istrinya…

“aku, kamu, kita.. selamanya”

trus dia datengin mamanya…

jack udah mulai nangis liat mamanya.. disitu dia pamitan sama mamanya, dan dia bilang kalau dia “suaminya” karena mungkin dipikir Jack kali ini dia nggak mau ngotot bilang kalau dia bukan ayahnya. eh, mamanya malah bilang, “kasihan Jack, dia selalu menunggumu.. Jack sering menemuiku” mata ibunya melebar, karena menyadari yang didepannya adalah Jack, bukan suaminya, seolah baru sadar kalau Jack udah dewasa sekarang. tapi si Jack hanya tersenyum ke mamanya dan mengecupnya dan pergi.

udah bener-bener sediiiikiit banget daun di pohon itu…

terakhir dia ke makam ayahnya…

cuma tiga kata yang dia ucapkan…

“aku memaafkanmu”

dan gelegar petir dan hujan menyambar2 gitu deh, dan Jack pun pingsan….

dan taraaaaa…..

untung Happy Ending!!!

pohonnya tumbuh lagi, daunnya banyak lagi..dan Jack bisa ngomong tanpa daunnya gugur hehehe…

akhirnya dia jadi sadar dan hidupnya pun lebih baik dan lebih bahagia bersama keluarganya..hehhee…

yang saya suka dari film ini adalah….

ga boleh banyak omong, bicaralah yang penting-penting dan bermanfaat aja,…. nggak bisa bayangin kalau kata yang bisa kita ucapin itu terbatas cuma seribu doang…..

jadi mumpung kata yang kita punya itu unlimited gunakan sebaik-baiknya…

ini film recommended banget lah pokoknya…

hehehheeh…

sekian cerita singkat saya tentang film itu, yang nyatanya saya malah nyeritakan film tersebut dengan versi saya (apa yang saya tangkap hahaha…)

sekian ya wassalam😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s