Aku Masih Mencari Kunci Itu

Halo, selamat sore sahabatku semuanya… entah kenapa ada mood lagi nih buat ngeblog hehehe… so mencoba menulis lagi apapun yang sedang dipikirkan saat ini… terlepas dari galaunya keadaan sekarang coz H-5 ujian blok ini -_-” semoga Allah kasih saya kemudahan di saat ujian nanti amin dan semoga apa yang saya baca dan pelajari bisa nancep di otak jadi ilmunya saya bisa dapet amiiiin ya rabbal alamin,

mencoba sedikit menjadi bijaksana nih, kadang ya kalau kita merenung gitu, terpikir nggak sih kalau hidup ini pasti ada caranya, ada kuncinya, bagaimana kita bisa sukses, bagaimana hidup yang bahagia sebenernya, suka dukanya kita bisa nikmatin semua, jadi hidup kita secara keselluruhan bisa indah dan bermakna. kalau orang sukses trus ditanya apa rahasianya, mereka jawabnya bermacam2, dan emang sih nggak salah, tapi kan hidup setiap orang berbeda2, kita perlu kunci yang sesuai dengan lubang kuncinya.

saya nggak tau sampai kapan saya ada di dunia ini, tapi yang jelas alhamdulillah saya dikasih hidup hampiiiiiiir 20 tahun sudah.. sebenernya umur segitu itu sudah dewasa, tapi dibandingkan dengan yang lebih tua pasti kelihatan masih sangat muda. guru saya pernah bilang dewasa itu pilihan, sedangkan usia yang tua itu adalah pasti. dari yang saya alamin, semakin banyak usia kita semakin kompleks permasalahan yang akan kita hadapin, soalnya peran kita pastinya bertambah, yang dulu hanya sebagai anak, sekarang udah jadi bagian dari masyarakat yang harus produktif, jadi orang dewasa. makanya, saya sendiri bilang kalau saya masih mencari-cari bagaimana kunci yang pas untuk kehidupan saya, hehehe. mungkin orang yang lebih berumur misalnya 70 tahun ke atas, kakek dan nenek kita mungkin juga masih mencari kuncinya. entahlah. yang paling sering kita lakukan hanyalah mencoba dan terus mencoba siapa tahu cara ini atau itu berhasil untuk hidup kita. yang jelas apapun yang kita pilih punya konsekuensi yang berbeda.

oh ya, kenapa ya orang yang dulunya pas waktu kecil sangat idealis, punya banyak mimpi, entah kenapa seiring beranjaknya usia, menjadi tidak punya prinsip, menjadi lupa dengan mimpi-mimpinya, menjadi gak keren gitu??? saya takut untuk menjadi seperti itu. asli. masih sekolah dulu banyak sekali mimpi yang saya gantung setinggi langit, tapi seiring waktu banyak yang terlupakan kecuali, kecuali nih ya… mimpi yang bener2 merasuki hati dan jiwa saya, mimpi saya waktu saya balita -_-” mimpi yang tanpa intervensi, subhanallah atas izin Allah, insya Allah menuju ke sana. trus bagaimana denngan keinginan yang anget2 tai ayam itu?? keinginan atau mimpi yang muncul seiring bertambahnya usia dan pengalaman, paling sering saya lupakan.

asli ngomongin hal kayak begini ini malah nambah bikin galau ya kan? gimana sih caranya enjoy dengan hidup ini, termasuk senangnya susahnya, sedihnya dukanya, bahagianya semuanya, kalau bisa dinikmati, bagaimana???? kita harus temukan cara kita masing-masing. supaya tingkat stress itu bisa turun dan penuaan dini bisa dihindarkan. kayaknya sih begitu, oh iyaaa ada pesan bijak juga nih, sebenernya kalau ingat pelajaran agama dulu waktu sma, guru saya bilang harus pandai bersyukur, nggak boleh iri sama teman, dan jangan banding2kan diri kita dengan orang lain, soalnya rumput tetangga itu selalu lebih hijau menn, jadi kalau nekat ngebanding2in siap2 aja sakit hati hehehe… bijak bener deh pokoknya ini. haha.

udahan ya, saya mesti ngerjakan petunjuk keterampilan medik yang mesti dikerjakan besok.. wish me luck, for everything, for my life, my love, my family, semuanya… sukses buat kita semuanya, amin

sekianπŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s