Secuil Nasehat Yang Semoga Bisa Dipetik Hikmahnya

Alkisah, segenggam garam yang ditaburkan ke dalam sebuah wadah, ibarat cobaan. Katanya jumlahnya sama untuk setiap orang, yang beda cuma wadahnya. Tergantung hatimu, kawan. Jika sempit, maka akan terasa keasinan. Jika wadahnya luas, maka garamnya tidak akan terasa.

Oleh karena itu, lapangkanlah hatimu kawan. Jangan berpikiran sempit. Lihatlah sekelilingmu. Dunia ini terlalu indah untuk kau lewatkan. Jangan kau tutup hatimu untuk dirimu sendiri. Sendirian itu sakit, menyedihkan. Jangan berharap orang lain akan memahami diammu itu, jika kau tak mengungkapkannya atau mengekspresikannya. Jangan sia-siakan tenagamu. Hiduplah dengan bahagia sesuai dengan cara yang kau sukai. Semoga berhasil ya. Jangan galau lagi.

Carilah jalanmu sendiri. Jalan yang paling baik, yang tidak akan membuatmu menyesal memilih itu. Berjuang, jangan letih jangan bosan. Sesungguhnya kamu nggak sendirian, karena semua orang juga punya masalahnya sendiri-sendiri, jangan galau lagi.

Kamu, aku, dan lainnya harus bisa melewati tantangan kita masing-masing. Katanya dan fakta memang, kalau kita semua ini adalah pemenang. Memang, cuma satu sperma yang bisa membuahi satu sel ovum dari jutaan sperma yang berjuang. Kau, aku, kita, yang muncul di dunia ini adalah pemenang. Tapi, jangan puas dulu dengan itu kawan, karena setiap sudut dunia ini punya kekhasannya sendiri. Tantangannya beda-beda. Ketika kita menang dalam suatu kompetisi pun, sebenernya itu bukan akhir dari perjuangan, malah itu adalah awal dari perjuangan-perjuangan lainnya yang tingkatnya lebih tinggi lagi, begitu juga seterusnya. Sampai mati pun kita kan juga tetep harus berjuang. Supaya tidak menyesal di kemudian hari.

Kawan, hari ini jika kamu sedih, menangislah.. Menangislah sekencang-kencangnya. Kamu boleh menangis. Tapi, besok air mata itu harus kau hapus. Besok kau harus tersenyum, karena esok adalah hari yang baru. Kalau kau lagi bahagia, tersenyumlah sepuasnya hari ini. Kau pantas mendapatkannya. Tapi besok? Besok kamu harus kembali berjuang lagi, besok sudah berbeda, kawan. Harus berjuang lagi.

Kata orang bijak, kamu harus kejam pada dirimu sendiri karena jika tidak dunia yang akan kejam denganmu. Ketahuilah, bahwa dunia ini akan dengan cepat berubah. Jika kamu tidak mau tertinggal, maka bergegaslah meningkatkan kemampuan diri.

Pasti bahagia ya, orang yang berhasil menemukan jati dirinya, menemukan cita dan mimpinya, menemukan “taste-nya”. Menemukan hikmah di balik semua kejadian dan berhasil jadi orang yang beruntung dan paling berbahagia. Tenang jiwanya lahir dan batin. Di dunia dia terhormat, di akhirat dia selamat. Bahagia di dunia dan di akhirat. Tinggal penjabarannya lagi yang susah.

Ayo kawan sama-sama kita berjuang. Untuk masa depan yang cerah, butuh perjuangan dan pengorbanan di masa sekarang. Fighting!

Ditulis oleh saya, yang juga berada dalam perjuangan itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s